Minggu, 01 Juli 2012

ATASI BATUK DENGAN JERUK NIPIS

SAAT Anda menderita batuk, bukan tidak mungkin sebagian kegiatan Anda akan terganggu. Jika beberapa penggunaan obat batuk kerap kali menyebabkan rasa kantuk, pengobatan alternatif bisa menjadi solusi, salah satunya adalah jeruk nipis.

Jeruk nipis (citrusaurantifolia) termasuk salah satu jenis citrus. Jeruk nipis termasuk jenis tumbuhan perdu yang banyak memiliki dahan dan ranting. Meski sedikit asam, buah dari tanaman yang memiliki batang pohon berbatang liat dan keras ini dikenal efektif dalam memangkas batuk yang membandel.

Seperti dalam situs iptek.net, jeruk nipis mengandung banyak unsur kimia yang bermanfaat bagi kesehatan, antara lain : limonen, linalin asetat, geranil asetat, fellandren dan sitral.
Lainnya, dalam 100 gram jeruk nipis terdapat kandungan vitamin C 27 mg, kalsium 40 mg, fosfor 22 mg, hidrat arang 12,4 gr, vitamin B 1 0,04 mg, zat besi 0,6 mg, lemak 0,1 gr, kalori 37 gr, protein 0,8 gr, dan air sebanyak 86 gr. Nah, untuk resep alami menangkal batuk membandel, jeruk nipis dapat dikonsumsi dengan cara:

1. Peraslah dua buah jeruk nipis dan tambahkan madu secukupnya. Minumlah ramuan tersebut dua kali sehari.
2. Kupas jeruk nipis dan potong-potong menjadi beberapa bagian. Untuk mengurangi rasa asam yang berlebih, Anda bisa mencampurnya dengan kecap manis secukupnya.(MI/***)

MENARA BTS

BSC Sorong
Penolakan warga atas kehadiran menara BTS (base transceiver station) kerap terdengar di beberapa surat kabar dan televisi. Umumnya yang menjadi keluhan warga adalah belum adanya ijin pembangunan dari penduduk sekitar, tak pelak ini membuat langkah operator ikut tersendat dalam menggelar jaringan. Dalam implementasi di lapangan, operator selular biasanya menggunakan jasa kontraktor untuk keperluan akuisisi site. Penolakan warga ini dapat dikelompokkan pada segi persoalan teknis dan non teknis.
Persoalan teknis umumnya menyangkut ke khawatiran warga pada efek radiasi dan bahaya rubuhnya tiang menara. Sedang persoalan non teknis biasanya berkaitan dengan masalah kesepakatan jual beli dan kepemilikan lahan. Khusus pada tulisan ini hanya akan dibahas seputar persoalan teknis. Perlu dipahami terlebih dahulu, guna menggelar kualitas layanan telekomunikasi selular yang memadai, keberadaan elemen menara dan antena BTS mau tidak mau memang dibutuhkan. Seiring bertambahnya jumlah pelanggan suatu operator di suatu wilayah, peningkatan kapasitas cell menjadi hal yang mutlak. Jika ini tak diantisipasi sering munculnya drop call di jam-jam sibuk tidak bisa dihindari lagi, pada akhirnya toh merugikan kepentingan pelanggan sendiri. Kian padatnya jumlah pelanggan artinya membawa konsekwensi bertambahnya jumlah menara, contohnya di kota besar seperti Jakarta.
Menjamurnya jumlah menara BTS membawa aneka dampak psikologis dan sosial, meski sudah ada opsi penggabungan menara beberapa operator, problem di masyarakat tetap kerap muncul. Untuk itu perlu diketahui aspek-aspek dasar keamanan dalam pembangunan dan gelaran menara BTS. Beberapa aspek tersebut adalah
1. Lokasi
Untuk optimalisasi jaringan, operator perlu memberikan jarak yang konsisten antar BTS, semisal per 1,5 kilometer. Tentu masalah jarak terkait dengan kepadatan trafik pelanggan di suatu daerah. Umumnya di perkotaan yang padat pemukiman, operator lebih sulit untuk menciptakan jarak yang konsisten antar BTS. Ini disebabkan tingkat kesulitan untuk mendapat lahan tanah (green filed) yang pas.
Untuk menyiasati persoalan lahan, solusinya adalah gelar menara BTS di atas gedung bertingkat (roof top). Sebagai informasi saat ini Pemerintah Daerah DKI Jakarta sejak dua tahun lalu sudah melarang pembangunan menara baru BTS di green field.
2. Desain Menara
Desain menara BTS tentu tidak selalu sama, disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi geografis di wilayah bersangkutan. Diantara pertimbangan dalam desain yakni faktor beban menara, kekuatan angin dan kondisi tanah yang kesemuanya harus memenuhi safety margin yang telah disyaratkan ITU (International Telecommunication Uinion). Civil engineer dari kontraktor terlibat penuh dalam hal untuk keperluan IMB (Ijin Mendirikan Bangunan).
Faktor beban menara yakni prediksi pemakaian perangkat hardware yang ditempatkan di atas tower. Semisal tower yang hanya ditempati tiga antena Trx dan microwave, tentu tidak memerlukan menara rangka tinggi. Namun umumnya operator sudah menyiapkan beban menara untuk penambahan beberapa perangkat untuk kebutuhan kedepan, contohnya beban tambahan hardware 3G.
Lalu faktor kekuatan angin menjadi hal penting pula, sebelum membangun menara operator telah mendapat informasi kecepatan angin oleh BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika). Di daerah dengan kondisi kecepatan angin tinggi biasanya digunakan tipe tower rangka segi empat atau segi tiga. Umumnya wilayah dengan kecepatan angin tinggi seperti di ladang persawahan dan pesisir pantai. Kemudian kondisi dan jenis tanah turut diperhitungkan, ini menyangkut kedalaman tiang pancang. Kualitas menara harus benar-benar kuat dan tahan terhadap gempa.
3. Radiasi
Soal radiasi paling populer untuk "menggugat" keberadaan menara BTS. Sebagaimana layaknya perangkat elektronik, menara BTS memang memancarkan radiasi. Menjadi ketakutan orang umumnya isu radiasi yang bisa membuat mandul. Padahal radiasi yang dipancarkan dari perangkat microwave terbilang kecil, kadarnya pun tak lebih besar dari radiasi yang ditimbulkan sebuah ponsel. Ditambah lagi penempatan hardware berada di ketinggian sehingga tidak berdampak buruk bagi kesehatan. Dalam hal ini operator dan kontraktor mutlak mengadakan sosialisasi.

KARAKTER SESEORANG TERLIHAT DARI PONSELNYA

Disamping pernak-pernik gadget yang semakin banyak saat ini, tentunya kita juga tidak hanya berposisi sebagai seseorang yang konsumtif terhadap perangkat gadget, tapi juga menjadi cerdas dengan beradaptasi bersama teknologi.

Gazelle baru saja melakukan sebuah surveinya selama ajang CES di Las Vegas (10-13/1) kemarin. Gazelle mengatakan, responden yang menggunakan perangkat iPhone menjadi orang-orang yang paling optimis dan pengguna smartphone Blackberry adalah orang-orang yang hidupnya selalu pesimis.

Hasil survei dari Gazelle mengatakan 52% pengguna iPhone dan 58% pengguna iPad selalu optimis mengenai masa depan mereka, sementara itu, Gazeele mengungkapkan pula para 28% pengguna smartphone Android dan 36% pengguna tablet dengan platform Android selalu optimis menatap masa depan. Lalu, 29% pengguna iPhone dan 60% pengguna iPad selalu optimis dan merasa positif terbaik di saat mereka merasa mendapatkan momen yang tidak menentu, dan 31% pengguna smartphone Android beserta 55% pengguna tablet Android selalu optimis dan merasa positif terbaik di saat mereka merasa mendapatkan momen yang tidak menentu.

Hasil yang berbeda justru didapat oleh pengguna Blackberry. 16% pengguna Blackberry seperti terlihat sulit menghadapi hidup mereka, dan jarang sesuai dengan keinginan mereka. Sementara itu 33% dari pengguna Blackberry terlihat sulit mengambil sisi positif dari diri mereka, serta pengguna Blackberry selalu hidup dalam balutan pesimis yang tinggi.

Sebuah survei yang cukup unik dari Gazelle, dalam memainkan psikologis pengguna gadget baik itu smartphone dan tablet dengan mengambil tema platform yang digunakan dengan respondennya. Bagaimana dengan di Indonesia? Apakah Anda pernah mengalami hal yang sama dengan para responden dari Gazelle?

Sumber : Yahoo

MEMOTONG JARINGAN DENGAN TUX CUT

Dalam penggunaan server wifi atau Hotspot, tidak sedikit orang yang berupaya agar server tersebut bisa dinikmati sendiri yaitu dengan cara software NET CUT. biasanya hal ini dilakukan oleh mereka yang baru mengenal teknologi atau bahasa kerennya GAGAP TEKNOLOGI atau mereka yang mencoba pengetahuannya, karena pada dasarnya psikologi orang berpengetahuan itu terbagi beberapa tipologi, dan salah satunya yaitu seperti pemotong jaringan itu ,tipologi orang yang berpengetahuan ini saya tidak akan bahas disini, namun saya akan mencoba menulisnya di kesempatan lain.
OK mari kita lanjutkan!!!
memotong server itu bukan lah hal yang sulit bagi mereka yang mengetahuinya karena hanya dengan satu kali klik maka komputer yang aktif pada server yang sama akan mati semua.
Tutorial ini hadir bukan untuk propaganda kriminalisasi berbasis onLine atau cybercrim tapi tutorial ini hadir untuk memberikan pengetahuan kepada kita agar kita mengetahui bagaimana cracker bekerja untuk menembus sistem pertahanan kita.



hampir lupa, teknik ini hanya berlaku untuk pengguna G.O.S atau yang menggunakan sistem operasi LINUX

silakan buka terminal dengan menekan keyboard ctrl+alt+t
kemudian ketikkan perintah ini :
1. sudo apt-get install arp-scan ( enter)
2. sudo apt-get install dsniff    (enter)
3. sudo apt-get install arptables (enter)

kemudian download tuxcutnya di SINI
setelah di download silakan install
setelah itu buka tuxcutnya dan mulai beroperasi utk memotong jaringan.

silakan mencoba semoga sukses.
ingat!
"pengetahuan itu hak semua idividu, jadi bagikan tulisan ini kepada mereka yang berhak untuk mendapatkannya dengan mengklik tools
jaringan sosial di bawah ini!"

SOFTWARE MENGEMBALIKAN FILE YANG TERHAPUS

recycle-binPernah menghapus file-file penting di komputer tanpa disengaja? Kasus seperti ini mungkin pernah menimpa Anda, terkadang terjadi karena kita tengah terburu-buru atau dikejar waktu.

Namun jangan khawatir, Anda bisa menggunakan tools khusus untuk mengembalikan file-file tadi. Berikut ini ada 4 tools yang bisa Anda gunakan untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini dapat di-download secara gratis di internet.
1. Undelete Plus
Di antara aplikasi-aplikasi gratis yang beredar di luaran untuk mengembalikan file yang terhapus, Undelete Plus salah satu yang dapat digunakan. User interface-nya (antar muka) tergolong sangat simpel. Anda dapat mengembalikan file-file yang terhapus dengan mudah sesuai dengan tipe file, misalnya Application, GIF graphics, HTML Documents, PDF.
Tools ini beroperasi pada sistem operasi Windows 95, Windows 98, Windows Me, Windows NT, Windows 2000, Windows XP, Windows 2003 dan Windows Vista. Anda dapat men-download Undelete Plus di: http://www.undelete-plus.com/
2. Restoration
Restoration adalah salah satu aplikasi untuk mengembalikan file yang terhapus. Tools ini juga sangat mudah digunakan dan tidak perlu diinstal di komputer. Cukup download toolsnya di: http://www.snapfiles.com/get/restoration.html, lalu jalankan file executable-nya untuk mengembalikan file yang terhapus.
3. PC Inspector File Recovery
Meski user interface PC inspector File Recovery tidak begitu user friendly, aplikasi ini tergolong sangat ampuh untuk mendeteksi dan mengembalikan file yang terhapus. Sesudah dilakukan proses scanning, akan tersaji file-file yang terhapus dalam folder dengan struktur pohon (tree structure) untuk mempermudah pencarian. Dengan begitu, Anda dengan mudah dapat mencari dan memilih file/folder yang terhapus, lalu klik icon “save” untuk mengembalikan file. Tools ini dapat di-download di: http://www.pcinspector.de/Sites/file_recovery/info.htm?language=1
4. Recuva
Recuva sering disebut juga sebagai “Recover”. User interface-nya sangat sederhana. Pada mode basic, tools ini akan menampilkan daftar file-file yang terhapus yang bisa dikembalikan. Jika Anda menggantinya ke mode advanced, maka proses scanning ulang akan dilakukan dan muncul pilihan untuk menampilkan informasi berisi daftar file-file yang terhapus. Tools ini dapat di-download di: http://www.recuva.com/